35+ Cara Mendapatkan Uang dari Internet Di Tahun 2020

Kalau kita tidak mendekati ini dengan sistemik, regenerasi koruptor tersedia aja terus. Perdagangannnya narkoba itu, sekarang juga telah ada human traficking.

Sehingga kami sekarang bikin setaraf risk analysis yang sifatnya rahasia ke dalam, pembahasan mana yang paling berisiko, dalam kaitannya korupsi mana paling berisiko. Ada indikator yang kita pakai untuk menetapkan suatu lembaga berpunya di nomor satu dan selanjutnya. Sehingga kita kudu melakukan pemeriksaan sistemik, bahwa kita sodorin, itu nanti bukan satu dua puaka, sudah banyak langsung sekian orang, dan ada usulan bagaimana penanganan. Dengan timbangan narkoba di kita sampai triliunan, bisa bayangkan investasinya? BNN mencatat orang dengan terlibat narkoba itu 5 juta orang. Bisa dibayangkan angka itu, Singapura aja jumlah penduduk 5 juta, Brunei 300 ribu.

Sehingga lebih mudah disembunyikan, ditransfer, lebih gampang dialihkan. Itu kita sudah bicara secara Singapura dalam mengendalikan duit dalam jumlah besar, tersebut sudah dibicarakan. Mereka sudah tanggapi juga, tapi akur masih ada aja langsung. Itu hanya terkait sengketa ukurang fisik jadi kian mudah dan kecil, kedua tentu saja ini kan hard currency, dolar USA, euro, yuan, dolar Singapura, dan dolar Australia. Lima itu kan hard currency, convertible-nya juga mudah pada mana-mana itu.

Dengan infrastruktur terus jalan, juga stabiltas politik harus jadi concern juga. Makanya banyak yang mikir ini tahun pemilu nih, uncertainty, aman tak aman, siapa yang akan terpilih. Market friendly ataupun tidak, secara praktis orang-orang akan menghold investasi. Kemarin kami baru tangkap secara Bea Cukai, lalu sambil BNN karena ternyata tersedia kaitan dengan narkoba pula. Kami sudah kirim surah ke otoritas Singapura, termasuk, kalau bisa itu ditarik, tapi mereka juga respon bukan untuk menarik.

Tapi mereka akan monitoring kian ketat peredaran uang dolar singapura 10. 000 ini. Ini karena nilai dolar AS lebih gede, rupiah lebih tidak bernilai. Rp 14. 000 bisa dengan satu lembar sehingga kalau duit Rp 2 miliar itu kan besar amat, kalau untuk dolar sungguh jauh lebih tipislah.

Dan kemudian sekarang kan dengan budget centralize, makanya sekarang KPK banyak tangkap korupsi di daerah karena budget mayoritas lebih besar ke daerah. Misal kita sudah tersedia indikasi satu penjahat, koruptor, dalam radar kita. Member berpikir, tidak mungkin dia sendirian, bisa atasan turut, samping, bawahan terlibat.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>