Analisa Teknis Menempatkan Formasi Harga Put dan Call Dasar

Sebagai trader menentukan formasi harga memang harus bisa dikuasai dengan baik. Apalagi dari beberapa formasi https://www.opsibinerid.com/glosarium-istilah-dunia-opsi-biner terdapat penentuan kisaran di setiap pembukaan trading baru. Meski tidak sering muncul seperti resistances dan support, setiap trader memang harus pandai dalam mengantisipasi semuanya.

Sejauh ini ada beberapa jenis formasi harga yang bisa dijalankan dalam menentukan sebuah formasi, misalnya double bottom, double top, head dan shoulders. Untuk memahami kesemuanya, berikut ini penjabaran yang bisa Anda jadikan pedoman menjalankan trading kedepannya.

Double Bottom dan Double Top

Dengan memakai rentang waktu sekitar M5, para trader bisa memakai formasi ini dalam kesehariannya. Dimana formasi double top menentukan nilai harga dengan penentuan kisaran harga dua kali lipat atau lebih dari sebuah level resistance. Terdapat aturan dimana semakin harga dalam posisi memantul maka akan besar signal yang mempengaruhi tade. Ini juga akan memberikan posisi arah trend dalam kondisi membalik ke posisi sebelumnya.

Ketikan ada pemantulan, maka trade PUT bisa di masuki melalui rentan waktu yang tepat. Meski tidak ada kaitannya dengan pembahasan kali ini namun setidaknya trader akan lebih memahaminya. Saat ada lonjakan harga yang ada di posisi puncak dengan kondisi memantul dari sisi resistance, maka akan ada arah yang bisa menembus buttom.

Misalnya saat support berada di titik A, berkembang dibawah C garis resistance maka puncak kedua pada titik B akan menembus resistance di titik D. Akan ada konfirmasi yang bisa ditembus, jadi Anda bisa menjadikan kenaikan harga ini sebagai pilihan menempatkan binari option call. Kenaikan harga akan memberikan investasi Anda menghadirkan profit yang jelas.

Head dan Shoulde

Berikutnya yaitu head dan shoulder. Formasi ini memang emang bisa dikatakan sebagai langkah untuk mengindikasikan sebuah harga. Ketika anda mencari puncak lalu puncak yang sudah ditetapkan berada di posisi lebih tinggi, sebaiknya melihat bagaimana puncak itu bisa menjangkau harga. Satuan paling utama yaitu harga yang menembus sisi bottom terakhir. Inilah yang disebut investasi pada posisi penurunan harga.

Aku tahu ini formasi memang bisa mengubah tren meskipun tidak berada pada aturan. Jadi anda sebagai pelajar bisa mendapatkannya secara Upside Down atau terbalik. Penentuan formasi harga memang harus sesuai dengan apapun yang sudah rencanakan oleh. Jika tidak, maka untuk mendapatkan profit pun juga harus mempertimbangkan resikonya.

Opsi Put dan Call

Setelah mampu mengidentifikasi harga Strike tentu saja trader juga harus memprediksi pergerakan harga di pasaran. Untuk itu para trader memang harus mempergunakan sejumlah tombol seperti put dan call.

Dengan “call” anda memang harus memperkirakan apakah harga aset dalam posisi naik. Dan pilih “put” jika dalam pandangan Anda harga pasar dalam posisi turun. Untuk itu dibutuhkan konfigurasi sesuai harga strike serta memprediksi posisi harga aset relatif yang dipengaruhi oleh strike itu.

Itulah beberapa variasi perempatan harga yang bisa anda tetapkan sebagai seorang trader. Pastikanlah situasi terlebih dahulu sebelum memilih sejumlah opsi diatas.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>